THE ROLE OF REPRODUCTIVE HEALTH COUNSELING SERVICES IN PREVENTING PROMISCUOUS BEHAVIOR AMONG ADOLESCENTS

Main Article Content

hernawan Isnugroho
Miftakul Kharomah
Tiara Hananda

Abstract

Adolescence is a transitional period marked by increased hormonal and sexual drives, while emotional maturity and decision-making ability are not yet fully developed, making adolescents vulnerable to risky sexual behavior, including promiscuity. Reproductive health counseling services are believed to play a strategic role in providing education and support to prevent such behavior. This study aimed to analyze the role of reproductive health counseling services in preventing promiscuous behavior among adolescents in Yogyakarta. A cross-sectional quantitative design was used, involving 18 adolescent respondents aged 15–19 years, conducted from January to February 2026. Data were collected using questionnaires and analyzed using the Chi-Square test. Results showed that most respondents (44.4%) actively utilized reproductive health counseling services, and the majority (38.9%) fell into the low-promiscuity category. Bivariate analysis revealed a positive trend — respondents with active counseling utilization had a higher proportion of low promiscuous behavior (62.5%) compared to those with low utilization (0%) — although the relationship was not statistically significant (p = 0.072; p > 0.05), likely due to the small sample size. This study concludes that reproductive health counseling services show a positive indication of a role in preventing promiscuous behavior among adolescents, though further research with a larger sample and stronger design is needed to confirm these findings. Increased accessibility and quality of reproductive health counseling services for adolescents are recommended.

Article Details

How to Cite
THE ROLE OF REPRODUCTIVE HEALTH COUNSELING SERVICES IN PREVENTING PROMISCUOUS BEHAVIOR AMONG ADOLESCENTS. (2026). Journal of Integrated Nursing and Public Health, 2(2), 22-26. https://doi.org/10.36577/qshnay35
Section
Articles

How to Cite

THE ROLE OF REPRODUCTIVE HEALTH COUNSELING SERVICES IN PREVENTING PROMISCUOUS BEHAVIOR AMONG ADOLESCENTS. (2026). Journal of Integrated Nursing and Public Health, 2(2), 22-26. https://doi.org/10.36577/qshnay35

References

Adyani, S. A. M., Wiarsih, W., & Fitriani, P. (2019). Konseling sebaya sebagai pencegahan perilaku

seksual berisiko pada remaja. Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan Indonesia, 9(1), 544–549.

Aprishya, D. (2019). Rancangan layanan konseling kognitif-perilaku untuk mereduksi kecenderungan

perilaku seksual pranikah remaja [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia]. Repository UPI.

https://repository.upi.edu/48562

Ardiyanti, M., & Muti'ah, T. (2017). Hubungan antara pengetahuan kesehatan reproduksi dengan

perilaku seksual remaja SMA Negeri 1 Imogiri. Jurnal Spirits, 3(2), 42.

https://doi.org/10.30738/spirits.v3i2.989

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2017). Survei Demografi dan

Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017. BKKBN.

Cahyani, A. N., Yunus, M., & Ariwinanti, D. (2019). Pengaruh penyuluhan kesehatan reproduksi

terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja tentang hubungan seksual pranikah. Sport

Science and Health, 1(2), 92–101.

Eni, R., Hasmita, H., Miswarti, M., Gusni, J., & Nopita, Y. (2024). Edukasi pada remaja sebagai

peningkatan pengetahuan dan pencegahan perilaku seksual berisiko di Madrasah Aliyah Negeri

(MAN) Padusunan Kota Pariaman tahun 2024. Jurnal Nusantara Berbakti.

https://doi.org/10.59024/jnb.v2i2.390

Harmaniar, H., Asnuddin, A., & Hasriani, S. (2023). Pengaruh edukasi Program Pusat Informasi dan

Konseling Kesehatan Reproduksi Remaja (PIK KRR) terhadap peningkatan pengetahuan

kesehatan remaja di SMK Negeri 4 Bone. Jurnal Penelitian Inovatif, 3(2), 229–244.

https://doi.org/10.54082/jupin.155

Kasim, F. (2014). Dampak perilaku seks berisiko terhadap kesehatan reproduksi. Jurnal Studi

Pemuda, 3(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pedoman pelayanan kesehatan peduli remaja

(PKPR). Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Laporan perkembangan HIV AIDS & penyakit

infeksi menular seksual triwulan I 2021. Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian

Penyakit.

Maisaroh, S., & Samsinar. (2022). Perilaku seksual berisiko pada remaja. Jurnal Ilmu Kesehatan

Karya Bunda Husada, 8(1), 32–40. https://doi.org/10.56861/jikkbh.v8i1.93

Nugrahaeni, D. K., & Fajari, T. I. (2010). Pengaruh konseling kesehatan reproduksi remaja terhadap

pengetahuan dan sikap seksual remaja (Studi di SMAN 1 Margahayu Bandung). Jurnal

Kesehatan Kartika, 34–40.

Rahmayanti, L. (2021). Hubungan tugas kesehatan keluarga dengan perilaku seksual berisiko pada

remaja di SMA Negeri 18 Jakarta [Skripsi, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta].

Repository UPNVJ.

Ratri, T. H., Pramesti, D., Akbar, I., Hadijah, S., & Alfiah, N. I. (2026). Pemberdayaan remaja melalui

kesehatan reproduksi. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 265–271.

Ungsianik, T., & Yuliati, T. (2017). Pola asuh orang tua dan perilaku seksual berisiko pada remaja.

Jurnal Keperawatan Indonesia, 20(3), 185–194. https://doi.org/10.7454/jki.v20i3.504

World Health Organization. (2020). Adolescent health. WHO.